Kategori
Kesehatan

Jaga Kesehatan Kulit, RSUD Kota Tangerang Gelar Penyuluhan Kesehatan di LPKA Kelas I Tangerang

sorottangerang.news.blog – Tangerang Oktober 2023.

Untuk menjaga kesehatan kulit warga binaan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang menggelar penyuluhan kesehatan kulit di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang pada Jumat, 3 November 2023 pagi.

Kegiatan diawali dengan penampilan Hadroh dari tim Anak didik lapas (Andikpas) LPKA Kelas I Tangerang. Lalu, sambutan-sambutan, dan penyuluhan kesehatan.

Direktur RSUD Kota Tangerang yang diwakili Ketua Tim Promosi Kesehatan RSUD Kota Tangerang, dr. Puja Ratnasari Putri, menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk memberikan penyuluhan kesehatan kepada para Andikpas.

Dimana RSUD selain memberikan layanan kesehatan, ada juga kewajiban untuk memberikan layanan promosi kesehatan, baik di dalam Rumah sakit maupun diluar Rumah sakit.

“Jadi, ini adalah satu kesempatan yang kami syukuri untuk bisa berkunjung di sini. Ini pengalaman pertama kami, yang kami harapkan tentu saja memberikan manfaat bagi adik-adik binaan,” ujar dr. Puja.

Ya, para Andikpas di LPKA Kelas I Tangerang ini sungguh terawat.

Untuk itu, RSUD berharap dengan adanya penyuluhan hari ini, Andikpas mendapatkan pengetahuan terkait masalah kulit, dan tentunya bisa menjaga kesehatan.

“Sehingga meskipun menjalani binaan di sini, anak-anak didik tetap sehat, baik secara fisik maupun psikisnya. Sehingga diharapkan ketika masa binaannya sudah berakhir, adik-adik bisa kembali ke masyarakat tentu saja dengan lebih baik,” katanya.

Sementara itu, dr. Denti Rahmani Santihe, Sp. DV memberikan penyuluhan terkait kesehatan kulit. Dia memaparkan tentang Skabies. Katanya, Skabies yang dikenal dengan kudis merupakan masalah kulit yang menimbulkan rasa gatal.

“Skabies ini biasanya banyak didapatkan dari lokasi yang tinggal di dalam lingkungan berkelompok seperti di pesantren, asrama, dan lapas,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penyakit kulit yang cenderung timbul pada malam hari ini bisa menular, sehingga rentan dialami Andikpas. “Cara penularannya bisa kontak langsung dan tidak langsung. Seperti tukaran baju bisa menular,” jelasnya.

Adapun lokasi penyakitnya bisa berada di sela-sela tubuh seperti di sela jari, pergelangan tangan, ketiak, lipat paha, bokong, hingga kelamin. Sedangkan gejalanya adalah rasa gatal, dan bisa berbentuk luka atau benjolan pada kulit.

“Tata pelaksanaan pengobatannya bisa dilakukan dengan beberapa jenis krim dan lotion,” ungkapnya.

Kepala LPKA Kelas I Tangerang Setyo Pratiwi menuturkan, pihaknya selalu melakukan langkah-langkah preventif terkait kesehatan para Andikpas maupun pegawai di lingkungan LPKA Kelas I Tangerang.

“Andikpas di sini selalu kami bagikan makanan tambahan berupa susu kotak, kacang hijau, dan camilan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, RSUD Kota Tangerang menghadirkan narasumber yang ahli pada bidangnya, diantaranya, dr. Denti Rahmani Santihe, Sp. DV dan dr. Retha, Sp. DV.

Penyuluhan kesehatan ini berlangsung interaktif, terlihat sejumlah Andikpas pun sangat aktif berkonsultasi terkait masalah kulit kepada para narasumber yang hadir.

Kategori
Kesehatan

Assyfa Gadis Kecil Penderita Kanker Kelopak Mata Yang Membutuhkan Uluran Tangan

Assyfa,keluarga dan awak media.

sorottangerang.news.blog – 26 Oktober 2023 – Bekasi jakarta timur.

Bekasi – Kanker mata atau biasa disebut dengan kanker okular merupakan kondisi medis berupa berkembangnya sel abnormal pada jaringan mata. Perkembangan sel abnormal ini bisa menyerang area organ mata, meliputi retina, uvea, sklera, kelopak mata, hingga kelenjar air mata. Hal inilah yang kini diderita oleh Assyfa seorang gadis kecil berusia 10 tahun penderita kanker kelopak mata yang beralamat di Kampung Garon Tengah Rt 06 Rw 03 Desa Setia Laksana, Kecamatan Cabang Bungin Bekasi.

Hingga awak media datang berkunjung pada Kamis (26/11/2023), untuk memastikan dan memperoleh keterangan terkait penyakit yang diderita Assyfa, hingga Siti Nurhalimah memaparkan kepada awak media.

“Berawal dari rasa gatal yang dikeluhkan Assyfa, mulanya dianggap hal yang biasa namun keesokan harinya mata Asyifa mulai membengkak, dianggap sakit mata biasa, saya hanya membawa Assyfa ke klinik” papar Siti Nurhalimah Ibunda Asyifa.

“Namun kondisi matanya tidak membaik, justru terlihat benjolannya semakin membesar, hingga saya memutuskan untuk membawanya ke Puskesmas terdekat, saya tidak menyangka Assyfa dirujuk ke RS Babelan, dan ternyata RS Babelan kembali merujuk Asyifa Ke RSCM Jakarta” tambahnya kepada awak media.

Proses pengobatan masih terus dilakukan secara kontinyu, “sambil menunggu hasil Biopsi yang belum juga keluar padahal sudah berproses dan masuk pada tanggal 22 september 2023, lalu biopsi dilakukan pada 26 september 2023 sampai tanggal 27 oktober hingga saat ini masih juga belum ada hasil dari RSCM Jakarta Pusat” imbuh Jahrudin.

Saat ini Assyfa membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk menopang proses pengobatan yang sedang berjalan, Kondisi perekonomian keluarganya yang cukup memprihatinkan karena Jahrudin hanya seorang pekerja serabutan, sementara transportasi yang harus dikeluarkan lumayan mahal karena jarak tempuh dari rumahnya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang cukup jauh.

“Terkadang saya harus membayar Mobil Ambulance yang saya gunakan hingga Rp 600.000 (enam ratus ribu rupiah) dan itu harus karna mengingat kondisi anak saya yang tidak bisa naik kendaraan umum” ujar jahrudin.

Penulis  : Abubakar 

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai