
Jakarta — Tim Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pada Senin dini hari, 1 Desember 2025, tim berhasil mengamankan dua pemuda yang kedapatan membawa narkotika jenis tembakau sintetis di kawasan Cilangkap Baru, Jakarta Timur.
Kegiatan patroli diawali dengan apel bersama pada pukul 00.30 WIB di Mako Dit Samapta PMJ, dipimpin oleh Iptu Pujiono serta melibatkan total 26 personel dari unsur Patroli 3P, Patroli Kota, Unit K9, Polwan, dan Patko. Patroli dipimpin langsung oleh IPDA Abdul Kadzim, S.H. Sesuai Perintah Direktur Samapta PMJ KBP Yully Kurniawan, S.I.K., yang disampaikan oleh Kompol Daru Wibowo Saputro, S.Sos., S.I.K., M.M. sebagai Kasubdit Gasum
Tim kemudian melaksanakan show force dan monitoring kriminalitas 3C di sejumlah lokasi strategis seperti Jalan Jenderal Sudirman, Pondok Indah Mall, dan Taman Mini Indonesia Indah.
Puncak kegiatan terjadi pada pukul 02.12 WIB, saat tim melakukan patroli di Jalan Cilangkap Baru. Petugas mencurigai dua pemuda yang mengendarai sepeda motor dan segera melakukan pemeriksaan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan 1 klip narkotika jenis tembakau sintetis, 2 unit ponsel, serta 1 unit sepeda motor Honda Beat B 4077 TKS.
Kedua pelaku yang diamankan adalah:
- Faisal Imron Sunardi (Kelahiran Kuningan, 12 April 1995)
- Rio Muhammad Nur (Kelahiran Jakarta, 26 Oktober 1997)
Keduanya beralamat di Jalan Raya Condet Gang Almafiroh No. 57, RT 06/04, Kelurahan Bale Kambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Setelah diamankan, para pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Patroli berakhir pada pukul 05.00 WIB dengan konsolidasi dan kembalinya seluruh personel ke Mako Dit Samapta PMJ dalam keadaan aman dan tertib.
Direktorat Samapta PMJ menegaskan bahwa Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi akan terus hadir menjaga situasi kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan kriminalitas.












